Jikayang kita tinjau adalah katrol, maka pada katrol tersebut bekerja gaya tegangan tali T1' dan T2' yang besarnya sama dengan T1 dan T2 karena pada katrol yang licin (tidak ada gesekan) semua gaya tegangan tali besarnya adalah sama, sehingga T1' = T2' = T1 = T2. Kondisi #3 (Dua Benda Dihubungkan Tali dan Ditarik) Jikamasa tali dan massa katrol diabaikan dan W₂ > W₁ maka percepatan benda nya sebagai berikut. Gaya oleh tali pada langit-langit T 2 merupakan reaksi bagi tegangan tali T 1. SEBAB. Gaya-gaya T 1 dan T 2 sama besar, tetapi berlawanan arah. berlaku rumus: w B = m B . g Berat Benda pada ketinggian 3R sebagai berikut: w B

Tegangantali pada katrol Dik : mA = 12 kg, mB = 8 kg Dit : a. Percepatan kedua balok ! b. Tegangan tali ! Turunkan rumusan berdasarkan a T2 a diagram bebas untuk mendapatkan T1 m2 rumus : a = (m1 m2)g m1 m1 m2 W1 W2 a = (12 8)(10) = 2 m/s2 12 8 *. Lihat acuan rumusan yang ada pada bahan ajar sudut fase titik materi pada saat t1 = ¼ s

Padapembahasan kali ini, kamu akan belajar mengenai pengertian, rumus yang digunakan, contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari, dan contoh soal beserta pembahasannya. Sistem pada katrol memiliki dua gaya yang terjadi yaitu gaya tegangan tali pertama dan gaya tegangan tali kedua. Sehingga sistem seperti gambar di bawah ini. KonkurenMencari nilai tegangan T1 dan T2 dengan menggunakan rumus segitiga gaya : x sin T1 sin 57. y sin . 30N sin 78. Pada saat melakukan percobaan, mula-mula ujung tali yang satu diikatkan pada katrol tunggal lalu ujung lainnya diikatkan pada neraca pegas, Karenamassa katrol dan gesekan pada katrol diabaikan, maka selama sistem bergerak besarnya gaya tegangan tali pada kedua ujung katrol adalah sama yaitu T 1 = T 2. Dengan demikian, apabila kita subtitusikan persamaan (1) ke persamaan (2) kita dapatkan persamaan berikut. yaitu dengan mensubtitusikan rumus percepatan pada persamaan (4) ke L6Ori. 445 41 363 392 205 139 454 235 204

rumus tegangan tali t1 dan t2 pada katrol